SOCIAL MEDIA

Copyright (c) 2019 BlueScope Zacs™ - All Right Reserved
Feby Rahmawati
Terakhir diperbaharui: 21 Oct 2020
Share:
  • Klik untuk salin

6 Alasan Memilih Kanopi Baja Ringan Galvalume

Kanopi banyak digunakan sebagai atap tambahan di halaman rumah untuk melindungi dari sengatan matahari langsung sehingga lebih teduh. Selain itu kanopi banyak juga digunakan untuk melindungi eksterior kendaraan dari terik panas berlebih yang dapat merusak. Salah satu pilihan terjangkau dan pintar Sobat Builder adalah Kanopi baja ringan Galvalume yang cocok untuk desain rumah minimalis. 

Memilih Kanopi Baja Ringan

 

Dibanding dengan jenis kanopi lainnya seperti, kayu yang rentan lapuk ataupun kanopi besi yang mudah berkarat, kanopi baja ringan galvalume lebih awet untuk pemakaian jangka panjang atau pendek.

Ini 6 alasan yang bisa menjadi bahan pertimbangan Sobat Builder agar semakin yakin memilih kanopi baja ringan galvalume untuk melengkapi eksterior atau atap rumah:

  1. Pemasangan yang mudah

Pemasangan kanopi baja ringan galvalume lebih mudah, karena dirakit menggunakan sistem baut. Bobot dari kanopi ini juga cukup ringan sehingga hanya butuh 1 sampai 2 pekerja. Pemasangan kanopi baja ringan galvalume yang mudah dan tidak banyak pekerja, cocok untuk Sobat Builder yang memiliki keterbatasan waktu dan biaya pembangunan.

 

  1. Biaya Terjangkau

Seperti yang sudah disebutkan pada point sebelumnya, selain pemasangannya lebih mudah, kanopi baja ringan galvalume juga tidak membutuhkan perawatan yang terlalu banyak. Hal ini karena baja ringan galvalume memiliki lapisan khusus untuk menjaga keawetan material dari karat. Jadi, Sobat Builder bebas dari rutinitas pelapisan cairan anti karat pada hollow besi atau pengecatan warna hanya untuk menutupi karat pada hollow besi.

 

  1. Tidak mengalami muai dan susut

Kanopi baja ringan galvalume yang memiliki ketahanan sangat baik terhadap perubahan cuaca, tidak akan memuai atau susut. Kanopi baja ringan tidak akan berubah ukuran dan tetap menjaga estika serta keamanan rumah.

 

  1. Anti Rayap

Berbeda dengan kanopi berbahan kayu yang rentan lapuk akibat perubahan cuaca dan serangan rayap. Kanopi baja ringan galvalume akan terhindar dari hal tersebut karena material yang memiliki lapisan pelindung khusus dan anti rayap.

 

  1. Anti karat

Kanopi berbahan besi umumnya sangat rentan berkarat, sekitar 6-1 tahun saja sudah mulai terlihat karat akibat cuaca panas serta hujan, jika tidak rutin diberi perawatan tambahan seperti dilapisi cairan antikarat. Kanopi baja ringan galvalume akan lebih awet 20-30 tahun tanpa perawatan tambahan, tergantung dari kualitas produk baja ringan galvalume nya. Ini karena kanopi baja ringan galvalume memiliki pelapis anti karat yang terbuat dari bahan alumunium, zinc dan silikon. Pemakaian kanopi baja ringan ini cocok untuk bagian rumah yang sering terkena panas dan hujan langsung. Seperti bagian halaman atau pada garasi.

 

  1. Non-Combustible

Selain tahan karat, kanopi baja ringan ini juga memiliki sifat non-combustible. Hal ini berarti, bahan dari baja ringan tidak akan mudah terbakar membuat api semakin besar bila terjadi musibah kebararan di rumah. Dari segi keamanan tentunya lebih aman dan juga saat terjadi kebakaran api lebih mudah untuk dipadamkan.

Memilih Kanopi Baja Ringan

Cara Pemasangan Kanopi Baja Ringan Galvalume

Jika di atas kita sudah membahas alasan untuk pertimbagan memilih baja ringan, maka Sobat Builder juga bisa mengetahui cara pemasangan kanopi baja ringan Galvalume yang aman dan juga tepat.

 

Memilih Kanopi Baja Ringan

 

  1. Memilih baja ringan Galvalume

Sobat Builder bisa memilih material baja ringan dengan kualitas dan garansi resmi seperti BlueScope Zacs™ yang dibuat presisi dengan standar internasional dan dijamin kekuatannya.

  1. Menyiapkan peralatan

Lalu menyiapkan berbagai peralatan mulai dari kanal C, reng, mesin bor, mata bor khusus, baut baja ringan, meteran, penggaris siku, hingga gunting khusus baja ringan.

  1. Merangkai tiang penyangga

Setelah peralatan siap, Sobat Builder bisa merangkai tiang terlebih dahulu dengan memperhatikan ketinggian tiang serta kemiringan tiang agar air dapat mengalir dari atap. Kemiringan dapat diukur menggunakan water pass atau alat ukur tiang.

  1. Memasang Kanal C

Setelah tiang dirangkai, kanal c bisa dipasang dengan ukuran 120cm. Pastikan setiap kanal c memiliki jarak yang sama agar tumpuan semakin kokoh.

  1. Memasang reng dan atap

Kanal C sudah terpasang, tahap terakhir adalah pemasangan reng dan atap. Jarak antara reng harus disesuaikan dengan panjang atap yang akan dipasang.

 

Itulah tips singkat memasang kanopi baja ringan. Akan tetapi hal ini bisa menjadi lebih mudah bagi Sobat Builder yang tentu tidak perlu repot untuk memasang kanopi dan material lainnya sendiri. Sobat Builder bisa mencari jasa tukang terpercaya dengan mendaftar sebagai Home Owner di https://bluescopezacs.id/. Sobat Builder akan mendapatkan tukang yang handal dan dapat meminimalisir kesalahan dalam pemasangan kanopi di rumah.

 



User Profile Picture