SOCIAL MEDIA

Copyright (c) 2019 BlueScope Zacs™ - All Right Reserved
Latifah
Terakhir diperbaharui: 21 Oct 2020
Share:
  • Klik untuk salin

Memilih Baja Ringan Yang Bagus Di Pasaran

Banjir baja ringan di pasaran bikin bingung untuk menemukan yang berkualitas? Apakah semua baja ringan kualitasnya sama semua?

Baja ringan saat ini sangat populer untuk rangka atap menggantikan kayu dan banyak juga dijadikan material atap ataupun dinding bangunan.

Baja ringan ternyata banyak ragam dan jenisnya loh! Memiliki beragam bahan pelapisan yaitu Galvalume maupun Galvanis dan beragam pula masa lapisannya. Namun HANYA baja ringan Galvalume yang terdiri dari 55% aluminium, 43.5%zinc dan 1.5% silicon sebagai bahan pelapisannya, terbukti 4x lebih tahan terhadap karat dibanding galvanis. Galvanis umumnya bertahan terhadap karat 3-5 tahun, dengan galvalum ketahanan karat baja ringan Anda dapat mencapai 10 – 40 tahun lamanya.

Baja Ringan Yang Bagus

Jenis Bahan Pelapis

 

Sekarang bagaimana cara memilih baja ringan dipasaran? Cek 2 tips mudah berikut:

  1. Pilih Baja Ringan Dengan Pelindung Karat Minimum Mengandung Alumunium - Zinc (AZ) 100gr/m2

    Lapisan pelindung karat baja ringan yang mengandung alumunium zinc (AZ) atau dikenal baja ringan galvalume memiliki ketahanan karat 4x lebih baik dibanding baja ringan dengan pelindung karat zinc (Z) atau baja ringan galvanis.

    Semakin tebal masa lapisan pelindung karat baja ringan AZ, semakin lama pula ketahanan baja ringan dari karat. Sehingga baja ringan akan lebih awet dan dapat berfungsi dengan baik untuk waktu yang lama (10 - 40 tahun). Masa lapisan AZ yang ada dipasaran beragam seperti tertera pada table di bawah ini:

    Tabel Masa Lapisan AZ

    Tabel Masa Lapisan AZ

    Pilihlah masa lapisan baja ringan Anda disesuaikan dengan lokasi dan fungsi bangunannya. Apabila lokasi bangunan berada di daerah yang cukup ekstrem seperti dekat dengan bibir pantai atau berada di daerah industri dengan resiko karat tinggi, sebaiknya gunakan masa lapisan AZ150 sehingga ketahanan karat lebih lama minimal 10 tahun. Namun jika lokasi bangunan berada di daerah dengan cuaca atau kondisi normal dengan tingkat kelembaban normal, cukup menggunakan lapisan AZ100 untuk bangunan tahan karat minimal 10 tahun lamanya.

    Cek masa lapisan pelindung karat produk baja ringan Anda dengan melihat kode printing yang ada pada produk. Berikut contoh kode printing pada produk: Cek Kode printing

    Cek Kode printing
    1.  Pastikan Ketebalan Baja Ringan Anda Sesuai Dengan Rekomendasi Internasional Dan SNI

      Jenis baja ringan truss memiliki berbagai pilihan profil yang disesuaikan dengan fungsinya seperti kanal (bentuk C, W atau S), reng dan hollow. Namun profil baja ringan yang paling umum digunakan dalam pembangunan struktur atap bangunan adalah kanal C dan reng. Sedangkan hollow umumnya digunakan untuk interior seperti plafon / partisi.Jenis Baja Ringan

      Jenis Baja Ringan

      Jenis atap metal memiliki bentuk profil Longspan dan metal tile. Longspan memiliki lebar efektif bisa mencapai 1 meter per lembarnya dan panjang efektifnya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan / customize (bisa sampai 6 meter), sehingga cocok untuk bangunan bentang lebar. Longspan cukup diminati karena sambungan atap akan lebih sedikit sehingga resiko bocor pada sambungan juga lebih kecil. Sedangkan metal tile umumnya memiliki ukuran lebar efektif 80 cm dengan panjang efektif 77 cm.


                   Longspan                
       Metal Tile

      Jenis Atap Metal

      Jenis Baja ringan truss maupun atap metal tersedia dalam beragam pilihan ketebalan. Semakin tebal baja dasar (BMT) suatu baja ringan / atap metal artinya semakin kuat dalam menopang beban tekanan. Sobat builders harus mengetahui ada 2 istilah tebal baja ringan yaitu tebal baja total (TCT) dan tebal baja dasar (BMT), perbedaan BMT dan TCT dapat dilihat di gambar ilustrasi berikut:Tebal Baja Dasar (BMT) dan Tebal Baja Total (TCT)

      Tebal Baja Dasar (BMT) dan Tebal Baja Total (TCT)


      Jenis baja ringan Truss maupun atap memiliki standard tebal baja ringan yang harus diikuti agar mampu menopang beban tekanan terutama dari terpaan angin, sehingga atap dapat kokoh melindungi bangunan dan penghuni di dalamnya dalam kondisi cuaca apapun. Berikut tabel rekomendasi tebal baja ringan internasional dan SNI:

      Tabel berat acuan berdasarkan BMT dan TCT produk baja ringanTabel berat acuan berdasarkan BMT dan TCT produk baja ringan

      Tapi bagaimana mengecek bahwa produk baja ringan benar memiliki tebal baja dasar (BMT) yang sesuai rekomendasi? Sebagian produk ada yang mencantukan informasi ketebalan baja dasar (BMT) pada printing text yang ada di produk seperti contoh dibawah ini:

      Contoh Printing Text Pada Produk Baja Ringan

      Namun jika produk tidak memiliki printing text, yang dapat Anda lakukan adalah dengan melakukan salah satu dari uji sederhana untuk mengetahui kualitas produk baja ringan:

      1. Uji Berat

      Ambil acak masing-masing satu sample baja ringan dengan brand yang berbeda, panjang sama dan profil sama, untuk ditimbang satu per satu. Baja ringan yang baik akan memiliki berat yang sesuai dengan tabel berat rekomendasi internasional dan SNI.Berat Baja Ringan

      Berat Baja Ringan

      1. Uji Lendut

      Ambil acak masing-masing satu sample baja ringan dengan brand yang berbeda, panjang sama dan profil sama, untuk diuji satu per satu. Buat alat peraga sederhana, letakan kaki demo peraga pada jarak yang sesuai berdasarkan panjang profil atap metal yang akan di cek, seperti contoh dibawah ini:

      Uji Lendut

      Uji Lendut

      Letakan profil diatas alat peraga, peletakan profil sesuai dengan kondisi aktual saat pemasangan (anggap kedua kaki demo adalah reng).

      Uji Lendut
      Uji Lendut

      Pasang strapping di kedua ujung profil. Agar profil tidak bergeser.

      Uji Lendut

      Uji Lendut
       

      Ukur jarak profil dari lantai datar dengan menggunakan penggaris.

      Uji Lendut

                                                                               Uji Lendut

      Letakan beban yang sesuai di atas profil atap dan tepat di tengah profil. Lendutan akan timbul setelah diberikan beban yang sesuai. Seperti contoh gambar dibawah dengan total beban 20kg.

      Uji Lendut

      Uji Lendut

      Setelah terjadi lendutan, ukur jarak profil dari lantai datar dengan menggunakan penggaris. Kurangi hasil pengukuran sebelum diberi beban dan setelah diberi beban. Atap yang baik adalah atap yang mampu menopang beban diatasnya. Setelah beban di angkat dari atas profil atap, atap yang baik akan mampu kembali ke posisi semula (tidak bengkok atau penyok karena beban)


      Uji Lendut

      1. Uji Tekuk

      Ambil acak masing-masing satu sample baja ringan dengan brand yang berbeda, panjang sama dan profil sama, untuk ditekuk satu per satu. Cobalah menekuk masing-masing bahan atap dengan kedua tangan, lalu bandingkan bahan atap mana yang lebih sulit untuk ditekuk dan mana yang lebih ringkih atau mudah ditekuk. Seperti contoh peragaan dibawah ini: 


      Uji Tekuk

      Pemilihan yang tepat harus disertai pemasangan yang benar

      Proses pemasangan yang benar memiliki peranan penting agar bangunan kokoh dan tahan lama. Untuk mengetahui hal apa saja yang harus diperhatikan saat pemasangan baja ringan, Anda bisa baca di sini https://bluescopezacs.id/tanya-ahli/Pemasangan-Rangka-Atap-Baja-Ringan-Yang-Harus-Diperhatikan.

      Pastikanlah Sobat Builder memilih baja ringan dengan material berkualitas dan memiliki garansi resmi. Anda bisa menemukan rangka baja ringan bergaransi dari BlueScope Zacs™. Baja ringan BlueScope Zacs™ dibuat presisi dengan standar internasional dan dijamin kekuatannya. Lapisan AZ100 BlueScope Zacs™ melindungi dari karat sehingga aman dan kuat lebih lama. PT NS BlueScope Indonesia juga memberikan jaminan 5 tahun garansi untuk ketahanan warna atap rumah Anda dan 10 tahun garansi perlindungan karat*.

      Mau bangunan rumah Anda bagus, aman, dan tahan lama? Percayakan semuanya pada BlueScope Zacs™!

       

      *Syarat Dan Ketentuan Berlaku



User Profile Picture